oleh

Kemeriahan Hus Kuda Warnai Pertandingan Final, Reset FC Juara Turnamen Sepak Bola Usman Husin Cup I Rote Ndao

TEROPONGNTT, BA’A – Pertandingan final Turnamen Sepak Bola Usman Husin Cup I Rote Ndao yang diwarnai Lomba HUS KUDA benar-benar berlangsung meriah, pada Minggu (20/11/2022). Bahkan, atraksi berkuda atau semacam ‘tarian berkuda’ ini mengukir sejarah sebagai Lomba Hus Kuda pertama yang digelar untuk memeriahkan pertandingan final sebuah turnamen sepak bola.

FOTO : Hus Kuda

Hus kuda adalah sebuah atraksi budaya berkuda masyarakat Kabupaten Rote Ndao, berupa atraksi pawai kuda berhias sekaligus perlombaan ketangkasan berkuda, serta makan dan menari bersama yang diikuti oleh pemilik kuda.  Namun demikian, Hus Kuda bukanlah pacuan kuda.

Hampir seratus ekor kuda diikutkan dalam Lomba Hus Kuda untuk meriahkan pertandingan final Turnamen Sepak Bola Usman Husin Cup I Rote Ndao ini. Bahkan, agar lebih meriah, Lomba Hus Kuda diawali dengan konfoi seluruh kuda peserta lomba dari jarak sekitar 1 kilometer menuju Lapangan Sepak Bola Oehoko – Desa Modosinal, tempat pertandingan final turnamen berlangsung.

Wakil Ketua DPW Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) NTT, yang juga Calon Anggota DPR RI dari PKB, Usman Husin  bersama pejabat pemeintah dan kepolisian, memimpin konfoi dengan berjalan kaki di bagian depan barisan kuda peserta lomba. Sejumlah warga turut dari belakang konfoi kuda dengan mengendarai kendaraan roda dua. Semua peserta konfoi terlihat memakai topi Ti’i :Langga dan salendang adat Rote Ndao.

Pelaksaan lomha Hus Kuda pun berlangsung seru, diwarnai teriakan para penonton. Atraksi berkuda atau semacam ‘tarian berkuda’ ini dilakukan mengelilingi lapangan pertandingan Turnamen Sepak Bola Usman Husin Cup I Rote Ndao, sehingga semua penonton yang hadir bisa menyaksikan indahnya atraksi berkuda tersebut.

Hus Kuda sebenarnya merupakan upacara pertanian yang dilakukan para leluhur untuk menyatakan rasa syukur atas hasil pertanian yang berlimpah. Karena itu, upacara hus kuda biasanya dilangsungkan dalam suasana yang riang gembira. Dalam lomba Hus Kuda, yang dinilai adalah keindahan hiasan serta gerak saat kuda berlangkah dan berlari, serta keindahan dan keunikan yang ditunjukan penunggang atau jokinya saat mengendalikan kuda Ketika beraksi.

Keseruan pun berlanjut ketika kedua tim yang berlaga di final yakni Tim Meoain FC dan Tim Resed FC memasuki lapangan pertandingan. Teriakan para pendukung masing-masing tim pun menggelegar, apalagi ketika tim kesayangan mereka melakukan serangan dan berusaha membobol gawang lawan. Tensi pertandingan pung memanas.

FOTO : Konfoi Hus Kuda

Pada pertandingan final ini, Tim Resed FC keluar sebagai juara Turnamen Sepak Bola Usman Husin Cup I Rote Ndao, setelah mengalahkan Tim Meoain FC.  Atas kemenangan ini, Tim Resed FC mendapatkan hadiah piala dan uang senilai Rp 15 juta, sementara Tim Meoain FC bertengger di juara kedua dengan hadiah berupa piala dan uang senilai Rp 10 juta.

Wakil Ketua DPW Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) NTT, yang juga Calon Anggota DPR RI dari PKB, Usman Husin, mengakui pertandingan final Turnamen Sepak Bola Usman Husin Cup I Rote Ndao, berlangsung sangat meriah. Apalagi ditambah dengan kemeriahan lomba Hus Kuda yang sarat dengan makna budaya.

“Memang pertandingan final berlangsung sangat ramai, mulai dari lomba Hus Kuda hingga acara penyerahan hadiah,” kata Usman Husin saat dihubungi melalui pesan whatsapp (WA).

(max)

Komentar