oleh

PMKRI Kupang Dukung Pemberantasan Pungli

-Daerah-450 views

TEROPONGNTT, KUPANG — Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) Cabang Kupang mengapresiasi langkah Satgas Sapu Bersih Pingutan Liar (Saber Pungli) Polda Maluku Utara (Malut) yang berhasil menciduk tiga tersangka pungli, termasuk didalamnya oknum Kepala Kantor Syahbandar dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kupang.

Demikian dikatakan Ketua PMKRI Cabang Kupang, Marko Gani ketika dimintai komentarnya di Kupang, Kamis (16/11/2017) siang. PMKRI Cabang Kupang, kata Marko Gani, meminta Kepala Kantor Syahbandar dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kupang berinisial HM agar segera mengundurkan diri dari jabatannya.

“PMKRI apresiasi langkah Polda Maluku Utara yang sudah melakukan OTT. Kami minta Kepala KSOP Kupang segera mengundurkan diri dari jabatannya,” kata Marko Gani.

Selain itu, Marko Gani juga berharap, Polda Nusa Tenggara Timur (NTT) diharapkan bekerja sama dengan Polda Maluku Utara, melalui tim saber punglinya, guna melakukan penelusuran, apakan ada kemungkinan juga terjadi praktek pungli di lingkungan KSOP Kupang dalam pelaksanaan tugas pelayanan selama ini.

Sebelumnya, berita mengejutkan dirilis media online KantorBerita.id yang menyebutkan, Satgas Sapu Bersih Pingutan Liar (Saber Pungli) Provinsi Maluku Utara (Malut), melalui Tim Penindakan Dikrektorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Malut, berhasil menciduk tiga tersangka pungli.

Diantara ketiga tersangka yang diciduk Saber Pungli Polda Malut, salah satunya adalah mantan Kepala Kantor Syahbandar dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas II Ternate, berinisial HM (57). Tersangka HM telah dilantik menjadi Kepala KSOP Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) pada, Jumat (3/11/2017), di Jakarta.

Sementara acara pisah sambut Kepala KSOP Kupang dilaksanakan di kantor KSOP Kupang di Tenau, Rabu (8/11/2017) siang. Jabatan Kepala Kantor Syahbandar dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kupang yang sebelumnya ditempati, Herman Pattiasina, diganti dengan pejabat baru, Hengki Mainasse.

Selanjutnya, Herman Pattiasina dipromosikan menduduki jabatan baru sebagai Kasubdit Perencanaan Kantor Syahbandar dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kementerian Perhubungan RI di Jakarta.

“Ketiga tersangka yang diciduk dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT), dua diantaranya seorang Pegawai Negeri Sipil yakni mantan Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan Kelas II Ternate, berinisial HM (57), staf KSOP Kelas II Ternate bernisial AR (37) dan PT Kelincimas Perdana berinisial BS (47),” tulis KantorBerita.id dalam pemberitaannya.

Para tersangka digerebek di lantai III Hotel Menara Archi 3, kamar 08 Kota Ternate, Provinsi Malut, Kamis (9/11/2017) sekita pukul 16.00 WIT, saat sedang melakukan transaksi penyuapan proyek doking KM Perintis R-65. Barang bukti yang berhasil diamankan petugas saber pungli berupa uang tunai senilai Rp 190.420.000,- serta 5 hadphone milik ketiga tersangka.(*/max)

Komentar