oleh

Semin R Polin Terpilih Kembali Jadi Kades Kuanheun, Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Jadi Program Utama

TEROPONGNTT, KUPANG – Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Kuanheun untuk masa kepemimpinan 2022-2028 telah berlangsung secara demokratis pada, Senin 7 November 2022. Calon Kades incumbent, Semin R Polin menang telak atas pesaingnya, Zet Senu. Ini merupakan periode ketiga masa kepemimpinan Semin R Polin sebagai Kepala Desa Kuanheun, di Kecamatan Kupang barat, Kabupaten Kupang.

FOTO : Semin R Polin kembali terpilih jadi Kades Kuanheun

Kegembiraan atas kemenangan Semin R Polin, yang terpilih kembali menjadi Kepala Desa Kuanheun, masih terlihat hingga hari Selasa (8/11/2022). Puluhan warga pendukung masih terlihat berkumpul di kediaman orang nomor satu di Desa Kuanheun tersebut. Mereka duduk-duduk sambil ngobrol atau berdiskusi. Tenda kemenangan pun masih terpasang di halaman rumah.

“Saya terpilih kembali karena mendapat suara terbanyak saat pemilihan kemarin. Saya mendapat dukungan 639 suara dari jumlah 1.037 pemilih yang memberikan hak suaranya pada Pilkades Kuanheun. Sebagai lawan atau pesaing saya adalah pak Zet Senu, kami hanya dua orang calon kades yang bertarung,” kata Semin R Polin, saat ditemui di kediamannya, Selasa (8/11/2022).

Menurut Semin R Polin, ini merupakan masa kepemimpinannya yang terakhir sebagai Kepala Desa (Kades) Kuanheun, karena sesuai aturan hanya boleh menjabat sebanyak tiga periode kepemimpinan. Saat kampanye pemilihan kades, dirinya menawarkan 7 kebijakan dan 20 program pembangunan untuk masa kepemimpinan enam tahun kedepan.

“Tujuh kebijakan dan 20 program itulah yang mungkin disambut baik warga sehingga saya dipercayakan untuk periode ketiga Kades Kuanheun. Program utamanya adalah pemberdayaan ekonomi masyarakat yang dibagi dalam empat sector, yakni pertanian, peternakan, perikanan dan pariwisata,” jelas Semin R Polin.

Pertanian, kata Semin R Polin, adalah mata pencaharian utama masyarakat Desa Kuanheun. Secara potensi, Desa Kuanheun memiliki luas wilayah 2.146 hektar, dan sebagian besar dimanfaatkan sebagai lahan pertanian. Tetapi yang jadi persoalan, lahan pertanian hanya dikelola satu musim tanam setiap tahunnya yakni saat musim hujan.

“Tanaman pertanian yang diusahakan adalah tanaman pangan seperti kacang tanah, jagung dan padi ladang. Setelah musim hujan dan habis masa panen pada bulan Mei, dan setelah bulan Mei kita tidak bikin apa-apa karena kita kekurangan air. Tahun lalu kita upayakan pembangunan embung, tapi setelah tim survey datang, ternyata lahan kita adalah lahan dengan batu karang dan bukan tanah liat., sehingga tidak bisa bangun embung karena tanah batu karang ada pori-pori yang membuat air meresap masuk ke dalam tanah,” jelas Semin R Polin.

FOTO : Semin R Polin (Kades Kuanheun terpilih ) dan Zet Senu(juga calon Kades Kuanheun) foto bersama tim pengawas Pilkades Huanheun dari Kecamatan Kupang Barat

Karena itu, kata Semin R Polin, untuk program pertanian nantinya yang akan dilakukan adalah perbanyak pembuatan sumur bor. Tahun sebelumnya kita bangun sumur bor dan hasilnya usaha pertanian berkembang. Setelah musim panen bulan Mei, warga yang mendapatkan air dari sumur bor lanjut usahanya dengan tanam bawang merah. Hasilnya bagus, bawang merah yang dipanen ukurannya besar-besar.

Sementara untuk sector peretnakan, kata Semin R Polin, programnya adalah peningkatan budidaya tanaman pakan ternak. Selama ini masyarakat pelihara ternak dengan melepas begitu saja, tetapi kedepan kita punya program tanam rumput supaya ternak sapi dan lainnya tidak kekurangan pakan ternak.

Sedangkan untuk program perikanan, lanjut Semin R Polin, adalah pengembangan budidaya tangkap dengan pengadaan alat tangkap ikan seperti pukat dan perahu bagi keluarga yang berprofesi sebagai nelayan. Di Desa Kuanheun ada sekitar 20 KK warga yang tinggal di tepi pantai dan berprofesi sebagai nelayan.

“Kami juga akan mengembangkan potensi pariwisata pantai, hanya saat ini masih terbentur masalah kepemilikan lahan. Kami punya satu lokasi pantai yang indah dan bisa dikembangkan untuk pariwisata,” jelas Semin R Polin.

Selain kebijakan pemberdayaan ini, tambah Semin R Polin, masih ada kebijakan dan program-program pembangunan lainnya ayang akan dijalankan selama masa kepemimpinannya enam tahun kedepan. Seperti program pembangunan Puskesmas Kuanheun yang akan diusulkan ke Pemerintah Kabupaten Kupang untuk mendekatkan pelayanan Kesehatan kepada masyarakat, program pembangunan stadion sepakbola untuk pembangunan bidang olahraga dan lain-lain.

“Semoga di masa kepemimpinan periode terakhir ini, kami bisa berbuat lebih banyak untuk masyarakat Desa Kuanheun. Karena selama tiga tahun sebelumnya, dimasa kepemimpinan periode kedua, kegiatan pembangunan tidak berjalan bagus akibat pandemic Covid-19. Kita lebih banyak focus pada urusan BLT dan pencegahan Covid-19,’ kata Semin R Polin.

(max)

Komentar