Ekbis

Program Desa Berdaya, PLN Buka 14 Lahan Kosong Warga Poco Leok Jadi Lahan Pertanian Hortikultura

43
×

Program Desa Berdaya, PLN Buka 14 Lahan Kosong Warga Poco Leok Jadi Lahan Pertanian Hortikultura

Sebarkan artikel ini
FOTO : Program Desa Berdaya PLN di Poco Leok Manggarai

TEROPONGNTT, RUTENG — PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Nusa Tenggara (UIP Nusra) melalui program ‘Desa Berdaya’ telah membuka sebanyak 14 lahan terbengkalai milik warga Poco Leok untuk dijadikan lahan pertanian hortikultura terhitung sejak Agustus 2023.

Program ini menjadi wujud konsistensi PT PLN (Persero) dalam menjalankan kegiatan tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL) untuk masyarakat sekitar kawasan pengembangan Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Ulumbu unit 5-6 di Poco Leok, Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur (NTT).

PT PLN (Persero) UIP Nusra dengan cermat meneliti sektor yang menjadi potensi di Poco Leok yang mampu meningkatkan kesejahteraan dan taraf hidup masyarakat setempat. Sektor pertanian hortikultura ini diproyeksikan menjadi ikon di wilayah Poco Leok.

Sejumlah warga dan pemilik lahan sekitar wilayah pengembangan PLTP Ulumbu 5-6 di Poco Leok pun memiliki visi yang sama dengan program yang dicanangkan PT PLN (Persero) UIP Nusra. Ratusan warga menyambut dengan antusias, sebab lahan kosong yang dahulu ditumbuhi tanaman liar itu kini telah disulap menjadi lahan hortikultura lengkap dengan tanaman yang tertata rapi dan indah.

Ketua kelompok hortikultura Ba Nera Ndajang Desa Lungar, Kasianus Jaspen, mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada PT PLN (Persero) karena membantu membuat lahan kosong miliknya menjadi lahan produktif.

Kasianus mengatakan, bantuan yang diberikan PT PLN (Persero) melalui program ‘Desa Berdaya’ dapat meningkatkan perekonomian warga Poco Leok yang tergabung dalam 14 kelompok tani hortikultura dengan lahan seluas 3,6 hektare.

Sebelumnya, PT PLN (Persero) telah melangsungkan pelatihan kepada petani hortikultura dengan menggandeng kelompok tani berpengalaman di bidangan hortikultura untuk melakukan pendampingan kepada peserta pelatihan mulai dari perawatan, panen, sampai proses pemasaran hasil panen.

“TJSL terhadap warga sekitar proyek infrastruktur kelistrikan adalah kewajiban PLN. Kami konsisten menjalankan kegiatan TJSL untuk mewujudkan peningkatan perekonomian dan pemberdayaan bagi masyarakat,” kata General Manager (GM) PT PLN (Persero) UIP Nusra, Abdul Nahwan.

Abdul Nahwan mengatakan PT PLN (Persero) telah mengawal program TJSL dalam Community, Involvement dan Development (CID) yang selaras dengan prinsip berkelanjutan melalui empat pilar utama yang terintegrasi, yaitu ekonomi, sosial, lingkungan, dan tata kelola. Hal ini sejalan dengan misi untuk menjadi perusahaan energi yang berwawasan lingkungan.

“Program ‘Desa Berdaya’ diharapkan mampu memberikan dampak positif terhadap peningkatan indeks SDM dan perekonomian masyarakat di wilayah sekitar pengembangan PLTP Ulumbu 5-6,” kata Abdul Nahwan.

PT PLN (Persero) selalu teguh dalam menjalankan kegiatan TJSL demi kesejahteraan masyarakat sekitar proyek pengembangan PLTP Ulumbu unit 5-6 di Poco Leok. Melalui program PLN Peduli, sejumlah bantuan telah disalurkan kepada masyarakat, seperti bantuan ternak anakan babi, bantuan atap seng kepada warga Desa Wewo, pelatihan dan penyarahan peralatan sablon, dan penataan lapangan sepak bola.

Selain itu, PT PLN (Persero) turut menopang sektor pendidikan masyarakat sekitar Poco Leok dengan menyerahkan sejumlah bantuan peralatan pendukung di SMP 20 Satar Mese, printer dan buku di SDN Damu, serta perbaikan fasilitas sekolah dan penyerahan bantuan berupa laptop.

(*)

Comment