Nasional

Puisi-Puisi Menarik Karya Suster Benedikta B Koten RCM, Salah Satunya Berjudul “Misteri Cinta”

2
×

Puisi-Puisi Menarik Karya Suster Benedikta B Koten RCM, Salah Satunya Berjudul “Misteri Cinta”

Sebarkan artikel ini

TEROPONGNTT, KUPANG – “Misteri Cinta” menjadi salah satu dari kumpulan puisi menarik karya Suster Benedikta B Koten, RCM, seorang suster Katolik dari Kongregasi Religius Concepsionis Misionaris Pengajaran.  Saat ini Suster Benedikta sedang melanjutkan pendidikan di Program Studi Pendidikan Bahasa InggrisFKIP Universitas Citra Bangsa (UCB).

“Misteri Cinta” adalah puisi yang bercerita tentang suara hati penulis ketika memandangi tubuh Tuhan di Kayu Salib, dan coba memaknai kerelaan dan pengorbanan sebagai Misteri Cinta dari Yang Kuasa. Sebuah puisi religi yang menarik dan sarat makna.

Puisi menarik lainnya yang juga ditulis Suster Benedikta, adalah puisi berjudul “Rindu”. Puisi ini dipersembahkan penulis khusus untuk sang ayah tercinta yang telah berpulang. “Rindu” adalah puisi yang berisikan cerita tentang cinta seorang anak akan ayahnya yang dirasakan sebagai rindu yang mendalam.

Tentunya, ada banyak puisi yang ditulis oleh Suster Benedikta B Koten, RCM. Berikut ini dua puisi diantaranya yang dapat dibaca secara utuh :

 

            MISTERI CINTA

 

Dari sudut ruang kupandang indah wajahMu

Engkau masih sama yang dulu

Meski kini berbalut luka dan darah

Semata karena taat pada Yang Kuasa

Semata karena cinta dan pengorbanan

 

Dari sudut ruang kupandang tubuh kakumu

Terpaku pada sebatang salib hina

Engkau masih sama yang dulu

Meski kini kaku dan tak berdaya

Semata karena pembuktian

Semata karena cinta dan pengorbanan

 

Naluriku terus bertanya Mungkinkah

Kutemukan cinta yang sama di luar sana?

Sebab cintaMu kuat seperti maut

Nyalanya seperti nyala api Tuhan

Air yang banyak tak dapat memadamkan cinta-Mu

Sungai-sungai tak dapat menghanyutkannya

 

Engkau setia dalam perkataan-Mu

Engkau teguh dalam janji-Mu

“Aku menyertaimu, jangan takut!”

Cinta-Mu tak terhenti sampai di sini

Cinta-Mu tak padam di atas salib ini

Namun membara selamanya…….

 

Sr. Benedikta, RCM

 

 

 

RINDU

(Untuk Ayah Tercinta)

 

Kutuangkan rinduku diatas lembaran putih

Dalam sebuah kepastian yang tak pasti

Menunggumu di sini Di penghujung tahun ini

Akankah engkau datang meski hanya dalam mimpi

 

Kala rindu datang menyapa

Hati ini selalu bertanya

Masihkah aku melihatnya?

Masihkah aku merangkulnya,

Bercanda dengannya?

Masihkah kita berkisah tentang cerita kita?

 

Entahlah! Semua menjadi tak pasti

Waktu berlalu dan takkan kembali

Meski hati terus menanti disini

Itu semua tak akan mungkin

Takkan menjadi seperti dulu lagi

 

Tuhan, kutitipkan rinduku untuknya

Sampaikan salamku padanya

Ceritakan padanya tentang semua

Katakan padanya

Aku cinta AYAH………..!!!!

 

Sr. Benedikta, RCM

 

 

 

(*)

Comment